Destinasi Wisata Yang Wajib Dikunjungi Saat Di Raja Ampat

7 min read

Wisata Raja Ampat

Destinasi Wisata – Raja Ampat merupakan kumpulan pulau-pulau yang ada di ujung Papua. Disana terdapat 4 pulau utama yaitu Waigeo, Misool, Salawati dan Batanta. Pesona Raja Ampat sendiri menjadi tempat wisata di Indonesia yang paling banyak dikenal baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.Sehingga menjadi primadona baru di dunia pariwisata Indonesia.

Perairan Raja Ampat merupakan salah satu lokasi menyelam dan snorkeling terbaik di dunia. Bahkan Kekayaan alam bawah laut Raja Ampat tidak perlu diragukan lagi. The Nature Conservancy menyebut bahwa sekitar 75% biota laut dunia dapat ditemukan di perairan Raja Ampat. Waktu yang terbaik untuk menyelam adalah di Bulan Oktober dan November karena pada bulan tersebut  cuaca dan kondisi perairan sangat ideal.

Selain wisata bawah lautnya Raja Ampat juga menyajikan wisata menjelajah keindahan daratan pulau-pulau di Raja Ampat ini. Sehingga Masyarakat bisa menawarkan jasa menjadi pemandu wisata.. Selama trekking, Anda juga bisa mampir ke rumah-rumah warga dan berinteraksi secara langsung atau membeli kerajinan tangan seperti patung suku Asmat dan alat musik tradisional hasil karya mereka sebagai suvenir

Pengunjung yang datang ke Raja Ampat akan  menikmati keindahan pulau dan keunikan wisata bawah lautnya, serta menjelajahi dinding – dinding bawah laut dengan cara menyelam. Ketika berwisata disini wisatawan bisa menjelajahi berbagai kepulauan besar, dan kecil, pegununggan, hutan tropis, untaian karang laut, pantai pasir putih, serta keanekaragaman satwa langka di sekitar kawasan wisata tersebut.  Memang boleh dikatakan kalau kekayaan alam seperti ini sangat jarang sekali ada, jadi warga indonesia wajib bersyukur atas anugrah yang sulit untuk dilukiskan dengan kata – kata.

Sarana Transportasi yang digunakan di daerah Raja Ampat kebanyakan transportasi laut karena  daerah Raja Ampat merupakan daerah kepulauan, Transportasi ini digunakan baik untuk menjangkau ibu kota kabupatennya yang terletak di Waisai ataupun sebaliknya. Dengan empat pulau utama yaitu Batanta, Misool, Salawati dan Waigeo. yang menjadikan keunikan tersendiri bagi Anda yang berkunjung ke Kepulauan Raja Ampat.

MITOS TENTANG KEPULAUAN RAJA AMPAT

Mitos dari kepulauan Raja Ampat muncul dari masyarakat sekitar dan memiliki beberapa  cerita yang diwariskan secara turun – temurun dari generasi ke generasi Nama Raja Amat diambil dari suatu cerita legenda yang telah menyebar luas di kalangan masyarakat sana. Singkat cerita sebagai berikut ini;

Jaman Dahulu ada sepasang suami istri yang hidup sederhana di Teluk Kabui Kampung Wawiyai, dan mempunyai pekerjaan yang sama yaitu sebagai permambah hutan.

Mereka bahu-membahu pergi menyusuri  hutan untuk mencari bahan makanan. Mereka bahu membahu menyusuri hutan agar cepat mendapatkan apa yang mereka harapkan, salah satunya yaitu bahan makanan. Kemudian mereka beristirahat ditepi sungai Waikeo untuk beristirahat melepas lelah. Ketika mereka beristirahat di tepi sungai tersebut, mereka terkejut  ketika meihat lima butir telur yang letaknya tidak jauh dari tempat mereka beristirahat. Mereka berdua pun penasaran dan mendekati kelima telur tersebut, dan ternyata telur-telur tersebut dipercaya merupakan telur seekor naga. Karena resah menemukan telur – telur yang aneh tersebut, mereka  langsung memasukkannya dalam sebuah noken atau kantong dan langsung membawa pulang ke rumahnya. Dan setelah sampai dirumah telur – telur tersebut langsung disimpan di kamarnya.

Haripun berganti malam, telur – telur yang mereka simpan tadi didalam kamar mengeluarkan suara bisikan, merekapun penasaran dan mencoba mengintip dari balik pintu kamar. Dan merekapun kaget oleh apa yang dilihatnya, meraka melihat kelima telurnya tersebut menetas dan berwujud empat laki-laki dan satu perempuan.  Kelima anak tersebut langsung memakai pakaian halus yang menandakan bahwa mereka adalah keturunan dari seorang Raja.

Hingga saat ini, siapa yang memeberi nama kepada kelima anak yang dilahirkan dari telur naga tersebut belum jelas, akan tetapi masyarakat sekitar mengetahui masing – masing anak tadi bernama sebagai berikut :

  1. Betani yang kemudian menjadi raja Salawati.
  2. Dohar menjadi Raja Lilinta ( Misool ).
  3. Mohamad menjadi Raja Waigama ( Batanta )
  4. War Menjadi Raja di Waigeo.
  5. Pintolee adalah anak perempuan yang setelah tumbuh dewasa ditemukan sedang hamil dan mengeluarkan dua buah telur. Dan salah satu telur tersebut diletakan dalam kulit kerang yang ukurannya besar dan kemudian dihanyutkan hingga terdampar disebuah pulau yang diberi nama Pulau Numfor. Telur yang satunya lagi tidak menetas dan berubah menjadi batu yang kemudian diberi nama Kapatnai. Dan kemudian batu dari telur yang gagal menetas tersebut di perlakukan sebagai raja oleh penduduk sekitar, dan diberi ruangan tempat untuk bersemanyam serta diletakan pula dua buah batu sebagai pertanda pengawalan terhadap persemayaman tersebut. Sampai sekarang masyarakat sekitar masih menghormati keberadaan persemayaman tersebut dan menjadi objek pemujaan.

Destinasi Wisata Ketika Singgah Di Raja Ampat

dastinasi wisata raja ampat

 

Di Raja Ampat  menawarkan berbagai pesona keanekaragaman hayati, yang boleh dibilang cukup melimpah. Disana kalian akan menemukan sekitar 540 jenis karang dan 1.511 spesies ikan.ada 75% spesies karang yang ada di dunia ada di Raja Ampat. Ketika ada di Raja Ampat anda akan menemukan 27 species ikan langka. Dan ada juga  5 penyu laut langka. Dan ada juga 13 species hewan mamalia laut, dan 57 species udang mantis. Jadi bisa dibayangkan keunikan yang dimiliki oleh destinasi wisata ini sangat luar biasa.

Pesona pemandangan laut di Raja Ampat sangat elok, baik itu dari bawah atau pun atas laut akan membuat Anda terhipnotisa. Untuk itu sebaiknya Anda jangan sampai terlewatkan moment berharga pada waktu berkunjung ke Raja Ampat. Kondisi tersebut  didukung oleh struktur tanah yang endemik, kekayaan biota laut serta kebudayaan dan kearifan penduduk lokalnya.Kegiatan-kegiatan seru yang bisa anda lakukan saat berkunjung ke Raja Ampat sebagai beikut

  1. Menjelajahi pulau Raja Ampat dengan menggunakan perahu.
  2. Melakukan permainan kayak.
  3. Menyelam ke bawah laut untuk melihat sisa – sisa reruntuhan kapal.
  4. Menikmati indahnya pulau wayag yang disekitarnya terdapat pulau – pulau karang (karst)
  5. Mengunjungi burung cenderawasih merah khas Papua Barat.
  6. Memancing secara tradisional Papua.
  7. Memberi makan kuskus.
  8. Mengunjungi gua kelelawar.
  9. Belajar membuat kerajinan patung kayu sendiri yang dipandu oleh pengrajin Asmat.
  10. Snorkeling.
  11. Trekking untuk menemukan air terjun.
  12. Melihat Hantu laut

Kuliner-Kuliner Yang Wajib Anda Cicipi Saat Berkunjung Ke Raja Ampat

Berikut ini merupakan beberapa  makanan khas yang perlu kamu cicipi karena rasanya yang khas dan tiada dua. Kalian bisa menemukan makanan-makanan tersebut di tempat wisata Raja Ampat dengan mudah. Berikut ini beberapa aneka makanan khas Raja Ampat yang harus kamu coba:

  1. Sate Ulat Sagu Khas Raja Ampat

Ulat Sagu adalah salah satu makanan pokok khas warga Papua penganti beras. Terdengar aneh memang, memakan ulat. Tapi jangan sampai salah paham, Ulat Sagu sangatlah berbeda dan bisa banget untuk dikonsumsi. Dikarenakan Sagu memiliki kandungan protein yang tinggi.

2. Ikan Bakar Manokwari Khas Raja Ampat

Ikan Bakar ini beda dengan ikan bakar pada umumnya.  Makanan ini berasal dari daerah Manokwari. Makanan ini memiliki cita rasa yang tinggi dan  tidak kalah banding dengan makanan lainnya. Bahan baku makanan ini adalah dari ikan tongkol.

3. Ikan Bungkus Khas papua

Memang hampir sama dengan Ikan Bungkus pada umumnya. Namun ikan bungkus ini memiliki perbedaan dari penggunaan bahan bakunya yang berbahan dasar dari ikan laut yang diberi bumbu-bumbu pilihan yang beragam. Dan juga menggunakan daun salam sebagai tambahan penyedap rasa dan pembungkusnya. Ikan Bungkus ini sangat enak jika dimakan dengan nasi.

4. Papeda khas Raja ampat

Papeda terbuat dari bahan dasar sagu. Merupakan makanan khas papua kepulauan Raja Ampat. Papeda memiliki tekstur yang lengket seperti bubur. Berwarna putih dan lengket seperti lem.Papeda memiliki rasa asli yang hambar, namun Papeda ini sering dinikmati bersama ikan tongkol atau mubara yang dimasak dengan campuran kunyit, sehingga memiliki warna kuah yang kuning.

5. Martabak Sagu Khas Raja Ampat

Martabak ini sangat jauh berbeda dengan martabak yang sering kita lihat atau kita makan. Karena Martabak Sagu menggunakan bahan baku dari sagu yang sudah dihaluskan, kemudian dicampur dengan gula merah dan digoreng.Martabak Sagu memiliki rasa yang manis. Kamu wajib mencicipi makanan yang satu ini ketika berkunjung ke Raja Ampat.

6. Udang Selingkuh Khas Raja Ampat

Kenapa diberi Udang Selingkuh? Karena udang yang menjadi bahan utama masakan ini adalah udang yang memiliki capit seperti kepiting, sehingga mungkin dijuluki udang yang selingkuh dengan kepiting. Hehehe…Di daerah Wamena, Udang Selingkuh sangat populer dan banyak digemari orang-orang. Kamu wajib mencicipi Udang Selingkuh dengan cara direbus, digoreng ataupun dibakar.

Oleh-Oleh Khas Raja Ampat Yang Wajib Kalian Beli Saat Berkunjung Ke Raja Ampat

  1. Batik Papua

Batik ini bermotif patung khas Papua dan burung Cendrawasihnya menambah kecantikan dari Batik Papua ini.Batik Papua menjadi salah satu rekomendasi wajib oleh-oleh khas Papua Barat yang harus kamu bawa pulang.

  1. Mutiara

Mutiara adalah salah satu oleh-oleh khas dan wajib sekali kamu bawa pulang.Tak hanya menjadi oleh-oleh khas Papua Barat yang digemari traveler lokal, mutiara ini juga sudah diimpor ke banyak negara seperti Singapura dan Jepang.

  1. Sarang Semut

Tanaman ini berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Sudah banyak peneliti mencoba untuk menemukan kandungan di dalam sarang semut tersebut. Ternyata sarang semut mengandung senyawa aktif yang mampu menekan beberapa penyakit seperti kanker, diabetes, kista, jantung, prostat, kista, liver, dan sebagainya.

  1. Pernik-Pernik Khas Papua

Suvenir khas Papua ini dapat dibeli di Pasar Tradisional Hamadi. Dengan badrol RP 10.000 hingga jutaan rupiah.

  1. Noken/Tas Rajut Khas Papua

Ternyata tas noken ini masuk dalam daftar Unesco sebagai warisan Budaya Takbenda.Noken ini bisa kamu dapatkan di Lio Art Papua dengan harga antara Rp 100.000 sampai Rp 500.000 per buah tergantung variasi motif dan ukurannya.

  1. Keripik Keladi

Keripik ini terbuat dari campuran keladi atau talas dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, garam, cabai rawit, yang kemudian digoreng. Keripik ini memiliki rasa pedas dan manis, cocok untuk camilan sehari-hari. keripik ini di bandrol dengan harga Rp 15.000.

Oleh-oleh tersebut dapat Anda beli di toko – toko souvenir yang banyak terdapat di Kota Waisai dan juga kota – kota di Papua lainya.

Demikian ulasan kami kami tentang Destinasi Wisata di Raja Ampat. Semoga bermanfaat, dan perjalanan anda menyenangkan.

M. Faizul Ibad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *